ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEREMAJAAN KANTOR MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE

  • Nurcaweda Riztria Adinda
  • Ade Arifianto

Abstract

Seiring dengan perkembangan industri konstruksi di Indonesia yang sangat maju, pembangunan sarana fisik perlu suatu pengelolaan yang serius, mengingat semakin besarnya ukuran proyek dan semakin kompleksnya ketergantungan antara satu bagian pekerjaan dengan pekerjaan yang lain dalam satu proyek untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dalam manajemen konstruksi, perencanaan, pelaksanaan serta pengendalian dari industri jasa konstruksi dapat diatur sesuai dengan sumber daya yang ada. Dalam pelaksanaan suatu proyek bisa mengalami kerugian atau keuntungan. Di dalam Konsep Nilai Hasil akan dikaji untuk meramalkan apakah biaya penyelesaian proyek sesuai dengan rencana awal jadwal proyek dalam setiap periode pelaporan. Metode Konsep Nilai Hasil adalah suatu metode pengendalian yang digunakan untuk mengendalikan biaya proyek. Metode ini memberikan informasi status kinerja proyek pada suatu periode pelaporan dan memberikan informasi prediksi biaya untuk penyelesaian pekerjaan yang tersisa dan seluruh pekerjaan berdasarkan indikator kinerja saat peleporan. Konsep Nilai Hasil dapat meramalkan waktu penyelesaian proyek lebih dini pada setiap periode waktu pelaporan. Pada Proyek Peremajaan Kantor PT. Len Industri (Persero) Gedung B Lantai 2 dan 3 ini, biaya pelaksanaan proyek lebih besar dari nilai kontrak. Hal ini ditunjukkkan dari besarnya nilai kontrak sebesar Rp. 4.122.000.000,00 dan biaya pelaksanaan Rp. 4.122.169.100,33. Kontraktor mendapatkan kerugian sebesar Rp. 62.026,00 hal ini ditunjukkan dengan besarnya CV (Cost Varian) komulatif minggu ke-11 dan CPI (Cost Performance Index)= 0,999 <1.

Published
2021-03-24