HUBUNGAN VOLUME, KECEPATAN DAN KEPADATAN RUAS JALAN OTTO ISKANDAR DINATA BANDUNG

  • Hetty Fadriani

Abstract

Volume lalu lintas pada ruas Jalan Otto Iskandar Dinata yang berada di kawasan perdagangan Kota Bandung semakin meningkat. Untuk mengatasi masalah kemacetan yang sering terjadi maka diperlukan informasi karakteristik kemampuan ruas jalan dalam menampung arus lalu lintas serta perilaku pergerakan arus lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Parameter utama yang sangat mempengaruhi karakteristik operasional arus lalu lintas adalah volume (V), kecepatan (S) dan kepadatan (D). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model yang paling sesuai yang merepresentasikan hubungan matematis ketiga parameter tersebut dengan menggunakan model Greenshields, model Greenberg, dan model Underwood di Jalan Otto Iskandar Dinata Bandung. Data primer berupa volume lalu lintas dan waktu tempuh dikumpulkan melalui survei lapangan pada hari Senin dan Minggu mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Hasil analisis hubungan volume, kecepatan dan kepadatan dan uji statistik koefisien determinasi (R2) pada hari Senin dan Sabtu menunjukkan bahwa model Greenberg merupakan model yang paling sesuai untuk jalan ini. Volume lalu lintas maksimum pada hari Senin sebesar 2268,55 smp/jam dapat dicapai pada saat kepadatan 154,623 smp/km yang bergerak dengan kecepatan 14,67 km/jam. Sedangkan pada hari Sabtu, volume maksimum 2832,352 smp/jam dapat dicapai pada saat kepadatan 208,223 smp/km yang bergerak dengan kecepatan 13,603 km/jam.

Published
2021-03-24